photo cc532cee-48b0-4304-ab84-5f3a3fad823f.jpg  photo cc532cee-48b0-4304-ab84-5f3a3fad823f.jpg
 
Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unik. Tampilkan semua postingan

Angka Empat Yang Serba Spesial

Liverpool akan melakoni lawatannya ke Liberty Stadium untuk menghadapi tuan rumah Swansea dalam lanjutan Liga primer Inggris.

Ini akan menjadi sesuatu yang spesial buat punggawa Si Merah, karena semuanya akan serba angka empat. Mari kita tengok satu persatu.

Ini menjadi pekan keempat dalam lanjutan liga primer, akan menjadi spesial lagi kalau geng Anfiield ini meraih kemenangan, karena akan menjadi kemenangan keempat berturut-turut.

Spesial juga buat para punggawa anyar, sebut saja Mas Mignolet, Pakde Toure, menjadi penampilan keempat mereka juga. Apalagi kalau Mas Migolet bisa menjaga gawangnya tetap perawan. Clean Sheet keempat buat dia. Juga Pakde Toure  akan menjadi debut keempat bagi dia yang kebetulannya juga punya nomor punggung empat.

Spesial buat tim karena akan menjadi kemenangan ke 400 sepanjang sejarah. Spesial juga buat Sturridge apabial dia berhasil menceploskan kulit bundar ke gawang Vorm, menjadi goal keempat pemain yang berusia 24 tahun  empat belas hari yang lalu.

Didalam tim saat ini terdapat empat pemain yang cedera yang tidak bisa bermain, Joe Allen cedera hamstring, Cissokho cedera pergelangan kaki, Johnson dan Coates cedera lutut.

Akankah juga sang Juragan BR memainkan empat punggawa anyarnnya seperti Sakho, Moses, Mignolet dan  Ilori atau Aspas?

Bujukan Maut Si Daniel

Setelah bergabung musim lalu di jendela musim dingin, Daniel Strurridge terus menunjukkan perfomas yang semakin ciamik, mengkilap, sehingga memuaskan sang Juragan BR.

Dalam tiga pertandingan Liverpool dikasta tertinggi liga, dia sudah menyeploskan bola tiga kali ke gawang lawan, dan itu menjadi satu-satunya gol kemenangan hatttrick awal musim ini.

Dengan kemenangan ini LIverpool pun Ongkang-ongkang di pucuk klasemen dengan nilai sempurna dan mencatatkan cleansheet sejauh ini, gawang Mas Mignolet aman.

Ternyata ndak cuma piawai mencetak gol saja, Daniel Juga pandai merayu, sebagai bukti  dengan omongannya, Si Akang rambut gimbal Victor Moses mau  bergabung dengan Liverpool sebagai pemain pinjaman.

Setelah berbicara dengan agen atas rayuan Daniel, akhirnya dia mau bergabung, seperti dikutib dari  halaman resmi klub, Saya berbicara dengan Daniel dan dia mengatakan, "ayo rene wae, main karo aku nang kene".

Keesokan harinya saya menemui agen dan saya ingin bermain bersama Daniel. "Liverpool adalah klub besar dengan sejarah yang hebat", pungkasnya.

Rahasia Cemerlang Andy Carroll Terkuak


Ada rahasia dibalik dua penampilan terakhir Andy Carroll yang menjadi kunci kemenangan The Reds dalam dua laga terakhir tersebut.

Tak bisa dipungkiri, penampilan Andy Carroll sejak diboyong dari Newcastle United oleh Liverpool tidak bisa dikatakan cukup kontributif.

Dari 42 penampilan, bisa dihitung dengan jari Carroll tampil mengagumkan. Sisanya, terkadang ia hanya menggenapi jumlah skuad Liverpool di lapangan.

Gol penting Carroll tercipta di gawang Blackburn Rovers di menit-menit akhir laga dan membawa timnya menang 3-2. Kemarin, giliran gawang Everton di semi-final Piala FA yang dijebolnya dengan sundulan kepala, yang berujung pada lolosnya Liverpool ke babak final.

Carroll menyebut rahasia sukses adalah kesempatan tampil dalam jumlah yang banyak dalam satu laga yang menjadikannya bisa kontributif. Tapi Martin Kelly tak berpendapat demikian.

Bek sayap Liverpool itu mengungkapkan apa yang menjadi rahasia sukses Carroll dan semua itu berhubungan dengan Jordan Henderson.

"Carroll sudah menggunakan minyak rambut Jordan untuk dua laga terakhir dan bisa mencetak dua gol kemenangan, itu faktanya," kicau Martin Kelly di akun Twitter-nya, Rabu (18/4).

Hm, jika penggunaan minyak rambut berhubungan dengan jumlah gol di lapangan, sepertinya hal itu sudah menjelaskan mengapa Cristiano Ronaldo juga bisa banyak mencetak gol.

Mitos Derby Merseyside Di Semifinal FA CUP


Liverpool sukses melaju ke final FA CUP. Di final The Reds masih menunggu pemenang antara Hotspurs melawan Chelsea yang baru dimainkan Minggu di temapt yang sama.

Menilik sejarah panjang Liverpool dikancah FA CUP, The Reds mampu memenangi 7 kali turnamen tertua di dunia ini sama dengan Aston Villa. Pemegang terbanyak masih dipegang musuh bebuyutan MU.

Liverpool telah 12 kali masuk final FA CUP 7 diantaranya dimenangkan geng Anfield. Namun dibalik itu semua, pertandingan semifinal terjadi "Derby Merseyside" sebanyak 4 kali pertemuan tiga diantaranya dimenangkan oleh The Reds.

Namun anehnya setiap kali terjadi derby Merseyside di semifinal The Reds selalu gagal difinal dan hanya menjadi runner-up. Tengok sejarah berikut :

Pertemuan pertama terjadi pada tahun 1906, dengan Everton menang 2-0 di Villa Park kemudian mengalahkan Newcastle di final Piala FA dan menggondol piala untuk pertama kalinya.

Pertemuan kedua terjadi setelah menunggu 44 tahun lamanya, kali ini Liverpool unggul 2 gol tanpa balas, namun di final The Reds ditundukkan Arsenal dengan skor 2-0, ini terjadi di musim 1949-1950.

Pertemuan ketiga terjadi pada 1971 The Reds kembali menggulung Everton 2-1 di Old Trafford, namun lagi-lagi The Reds harus mengakui Arsenal difinal dengan skor 2-1 setelah melalui perpanjangan waktu.

Pertemuan keempat terjadi pada tahun 1977. Setelah bermain imbang 2-2 waktu normal, kemudian dilakukan pertandingan ulang, akhirnya The Reds membungkam Everton 3-0 tanpa balas (karena turnamen ini tidak mengenal adanya adu penalti). Namun lagi-lagi The Reds harus gagal difinal setelah kalah dari Manchester united dengan skor 2-1.

Pertemua kelima barusan terjadi, dimana The Reds menang secara dramatis di Wembley dengan skor 2-1.

Difinal The Reds akan bertemu pemenang Chelsea Vs Hotspurs. Akankah rentengan derdy Merseyside disemifinal akan menutup peluang The Reds merebut trophi untuk kedelapan kalinya?

Menilik angka delapan, Februari lalu The Reds mampu merebut trophi Carling Cup untuk kedelapan kalinya, jadi rasanya rentetangan diatas hanya sekedar mitos.

Gerrard Membawa Untung Atau Buntung?


Kehadiran sang kapiten di tengarai tidak membawa keberuntungan selama Liverpool melakoni laga musim ini. Berikut ini statistik dari Guardian menjelaskan semuanya.

Musim ini Gerrard sudah tampil sebanyak 17 kali dan persentase kemenangan Liverpool hanya 9 persen! Dengan mengumpulkan empat kemenangan, enam seri dan tujuh kekalahan.

Bandingkan dengan saat Gerrard absen di mana Liverpool mendapat tujuh kemenangan, empat seri dan empat kekalahan, yang berarti persentase kemenangannya adalah 48 persen dari 15 laga.

Tak hanya soal kemenangan, produktivitas Liverpool pun menurun saat Gerrard bermain. Dari 11 kali menjadi starter, hanya mampu mencetak 1,00 gol per laga dan kebobolan 1,36 gol;tanpa Gerrard rataan menjadi 1,24 persen dan hanya kebobolan 0,90 per laga.

Jika statistik poin itu ditotal selama semusim maka Liverpool akan mendapatkan 63 poin di akhir musim tanpa Gerrard dan cuma mendapat 28 poin ketika Gerrard bermain alias terdegradasi!

Bahkan ketika ada Gerrard ketepatan para pemain Liverpool melepaskan crossing menjadi berkurang, yakni 15,19 persen dari 21,21 persen. Dan juga persentase tekel dari 75,49 persen ke 71,90 persen.

Namun, dalam sisi penguasaan bola Liverpool lebih baik dengan adanya Gerrard yakni 56,50 persen (dari 55,22 persen tanpa Gerrard) serta umpan yang terselesaikan mencapai 81,06 persen per laga dari sebelumnya 80,79 persen.

Kehadiran Gerrard juga tak hanya membawa efek buruk bagi Liverpool tapi juga bagi para pemain tengah, seperti Charlie Adam, Jordan Henderson, dan Jay Spearing.

Adam yang tampil ciamik di paruh awal musim dengan enam assist serta dua gol (tanpa kehadiran Gerrard), langsung turun drastis penampilannya. Rasio tekel Henderson yang sukses pun kini hanya 63,64 persen setelah sebelumnya mencapai 92,59 persen.

Spearing yang diharapkan mampu menggantikan peran Lucas Leiva, yang cedera hingga akhir musim, juga setali tiga uang. Persentase tekelnya yang sempat mencapai 60,71 persen menurun menjadi 54,67 persen ketika didamping Gerrard di lini tengah.

Mungkin sebagian besar Liverpudlian tak setuju dengan anggapan jika kehadiran Gerrard justru membuat Liverpool bermain buruk, dengan kini hanya meraih satu kemenangan dari 9 laga terakhir dan terpuruk di urutan ke-8 dengan 46 poin (selisih 13 poin dari peringkat ke-4 dengan Liga Inggris menyisakan lima pekan lagi.)

Tapi statistik yang ada di atas sudah mengatakan semuanya. Bahkan Liverpool akhirnya menang lagi setelah menaklukkan Blackburn Rovers 3-2, Rabu (11/4) dinihari WIB tadi tanpa ada Gerrard.

Jadi bagaimana menurut pendapat sampeyan? setuju ga Liverpudlian?

Ada Apa Dengan Skrtel, Kuyt, Gerrad, Juragan Dan Pemilik


Dalam Final Piala carling Minggu 26 februari 2012 atau senin dini hari waktu Indonesia, ada sesuatu yang unik terjadi, apa saja itu ?

Gol Pertama Cardiff Ke gawang Liverpool
Berawal dari sebuah serangan oleh pasukan Cardiff, bola lambung berhasil dihalau oleh Skrtel melalui sundulan, namun sayang sundulan ini mengarah ke pemain lawan. Melalui sebuah serangan, dan umpan matang berhasil diselesaikan oleh Mason. Skrtel membayarnya dengan sebuah tendangan pojok sempat terjadi kemelut, bola liar disambut oleh Skrtel dengan akurat, skor 1-1.

Gol Kuyt
Masuk menggantikan Carroll, tidak butuh lama untuk memimpin The Reds 2-1 melalui bola muntahan dari mason yang menjebol gawang Pepe Reina dibabak pertama. Namun sial bagi Kuyt, Si meneer gagal menjaga pergerakan Turner sehingga melalui kemelut digawang melalui sepak pojok juga, cardiff berhasil menyamai skor. Pertandingan pun dilanjut dengan adu penalti.

Gerrard
Nama ini ada dua di kubu The Reds dan Cardiff, kedua-duanya dipercaya menjadi algojo penalti. Penalti Steven Gerrard mampu ditepis, walu sempat membuat jantung liverpudlian deg-degan, toh akhirnya Liverpool menang dengan skor 3-2.
Antony Gerrard menjadi algojo terakhir, yang membuat dua kubu bertolak belakang. Kibu S Gerrard menjadi pemenang, kubu A Gerrard menjadi menjadi sedih, karena kegaga;an penaltinya membuat timnya gaga memboyong Piala Carling.

Angka Delapan
Menjadi sangat spesial, terutama buat sang Kapiten, selain dia memakai jersey nomor delapan, ini menjadi trophi kedelapan Piala Liga, sekaligus ulang tahun kedelapan putrinya.

Angka 500
Diangka ini menjadi sebuah kado istimewa untuk pemilik, dimasa kepemilikan saham klub hari yang ke 500, mendapat kado Piala Liga.

Juragan
Juga spesial, karena dia menjadi manager yang dapat memenangi 3 piala trophi domestik berbeda bersama Alex Ferguson.

Gerrard Yang Untung, Gerrard Yang Malang


Ada dua Gerrard semalam dalam laga Final Piala Carling, kedua-duanya gagal dalam mengeksekusi penalti. Namun malangnya Gerrard yang satu membawa tim Gerrard yanga lain untung.

Steven Gerrard mengakui adanya emosional yang campur aduk ketika sepupunya yang juga bek Cardiff Anthony Gerrard gagal mengeksekusi penalti pada laga final Piala Liga, Minggu (26/2). Di sisi lain, kegagalan Anthony menjebol gawang Pepe Reina mengakhiri puasa gelar The Reds sejak 2006 lalu.

"Di satu sisi saya sedih, di sisi lain itu menjadi perayaan kami," kata Gerrard kepada BBC.

"Ini terjadi, saya memiliki emosi bercampur saat itu -- saya senang memenangi Piala Liga untuk fans kami tapi saya sedih untuk Anthony dan Cardif."

"Tak peduli apa yang saya katakan kepadanya saat ini -- saya tahu dia akan kecewa, saya pernah ada di posisi itu ketika melakukan gol bunuh diri melawan Chelsea. Saya akan menyambanginya setelah pertandingan dan seluruh keluarga ada di belakangnya."

Mengenai pertandingan Gerrard mengaku The Reds kerap kesulitan di partai besar, hingga akhirnya menenangi laga setelah sempat tertinggal seperti yang terjadi pada final Liga Champions 2005 dan Piala FA 2006.

"Selalu kejam ketika harus menjali penalti. Selalu ada pecundang di sana, tapi Cardiff tampil luar biasa. Suporter mereka fantastis dan seharusnya bangga atas penampilan mereka."

"Kami selalu melakukannya dengan kuat karena berbagai alasan dan sekarang melakukan itu lagi.

Dua Gerrard Di Final Carling Cup


Final Piala Liga Inggris tahun ini bukan cuma soal duel kesebelasan Liverpool dan kesebelasan Cardiff City. Di Wembley, Minggu (26/2/2012) besok, ada potensi bentrok dua anggota keluarga Gerrard.

Gerrard yang pertama tentu sang kapten Liverpool, Steven Gerrard. Stevie G akan berusaha memberikan gelar untuk The Reds setelah terakhir kali melakukannya saat menjuarai Piala FA 2006.

Dari kubu Cardiff, ada Gerrard lain yang namanya mungkin belum akrab di telinga, Anthony Gerrard. Anthony adalah sepupu Steven yang lebih banyak menghabiskan kariernya di tim-tim semenjana.

Dua Gerrard ini memang belum tentu berhadapan secara langsung di atas rumput Wembley. Kalau Steven hampir pasti jadi starter, partisipasi Anthony masih akan tergantung kondisi kebugaran Mark Hudson. Kalau Hudson belum sehat, Anthony punya kans besar diturunkan.

Soal hubungan saudara ini, Steven dan Anthony sepakat akan sejenak melupakannya di laga final. Mereka sama-sama bertekad mengantarkan timnya jadi kampiun.

"Saya harap ini akan berjalan baik untuk Anthony. Tapi, saat peluit panjang berbunyi, saya harap dia yang kecewa," ucap Steven di Sky Sports.

"Kalau dia (Steven) lolos dan tinggal berduel satu lawan satu di menit terakhir, dalam kondisi kami unggul, maka saya akan menghentikannya," kata Anthony.

"Dia sudah punya banyak medali juara dan kalau ini adalah kesempatan saya untuk memenanginya, maka saya harus mengambilnya," imbuhnya.

Jadi, siapa yang akan tersenyum di akhir dan mengangkat trofi? Steven atau Anthony?
(detiksport)

Sesuatu Yang Unik Terjadi


Dalam pertandingan semalam saat Liverpool mencukur Brighton ada beberapa hal unik yang terjadi.

1. Gol Bunuh diri
tiga dari enam gol Liverpool di pertandingan ini diperoleh melalui bunuh diri pemain lawan. Liam Bridcutt dua kali membobol gawang timnya sendiri pada menit 44 dan 71. Kemudian Lewis Dunk melakukan hal yang serupa pada menit 75.

2. Suporter masuk lapangan
Saat menjelang babak kedua berakhir, tiba-tiba masuk seorang suporter laki-laki dengan keadaan telanjang dan berlari menuju kearah Pakde Carra.

3. Kemenangan terbesar
Ini menjadi skor kemenangan terbesar sepanjang musim ini disemua kompetisi yang berhasil diraih dikandang, yang biasanya hanya mendapat hasil imbang.

4. Penalti gagal
Luiz Suarez gagal memanfaatkan hadiah penalti, setelah tendangannya berhasil diblok kiper, namun mampu ia bahas empat menit kemudian.

5. Andy Carroll
Menjadi special buat si Big Andy, setelah lama dari paceklik golnya dan sekaligus dinobatkan man of the match pada pertandingan ini.

6. Pakde Carra
kembali ke starting eleven setelah beberapa lama menghiasi bangku cadangan, dan menjadi lebih spesial lagi karena suporter "gila" tadi menghampiri dia, dan cuma mau bilang, "aku kangen kowe pakde?"

7. Siklus
Dibabak kelima Piala Carling, The Reds juga sukses menjungkalkan tim asuhan Gustavo Poyet ini dengan skor 3-1, dan bertemu Stoke City diperempatfinal dan berhasil meraih kemenangan 2-1. Dibabak perempatfinal Piala FA ini pun mereka kembali bertemu.

Hati-Hati Dengan Siklus Dua Tahunan!


The Reds kembali melakoni laga dalam perebutan Piala FA melawan tim divisi Championship Brighton yang dapat sampeyan saksikan live streamingnya di blog ini

Tim ini pernah bertemu di babak kelima Piala carling, kala itu The Reds sukses menjungkalkan tim asuhn Gustavo Poyet 2-1 dikandangnya.

Bicara logika, undian perdelapan final Piala FA 2011-12 sangat menguntungkan Liverpool. The Reds akan bermain di kandang sendiri. Lawan yang dihadapi Minggu (19/2/2012) yakni Brighton & Hove Albion berasal dari Divisi Championship yang kastanya di bawah Premier League.

Di kompetisi tersebut, tim asal pesisir pantai Barat Inggris itu bukan termasuk kekuatan besar. Tim arahan Gustavo Poyet ini hanya berada di peringkat ke-31. Namun, berbagai fakta tersebut tidak boleh membuat Liverpool menganggap enteng lawannya.

Faktanya, dalam empat musim terakhir, dua kali Liverpool disingkirkan tim lower division . Pada 2007-08, Liverpool disingkirkan Barnsley di babak perdelapan final. Dua musim kemudian, giliran Reading yang menamatkan perjalanan Liverpool.
Siklus dua tahunan tersebut kini kembali dihadapi oleh Liverpool. Bermodal tujuh kemenangan terakhir tanpa kekalahan di Divisi Championship, Brighton bisa membuat kejutan.

Ada Hotel Khusus Liverpudlian Di Bandung



Sebuah hotel di Bandung menyediakan kamar bernama 'This is Anfield' yang pasti akan memuaskan Liverpudlian.

Ada sebuah hotel yang unik di kota Bandung, hotel tersebut bernama Stevie G Hotel. Seperti yang diketahui, Stevie G di sini memang merujuk pada pesepakbola tenar Steven Gerrard yang menjadi kapten di Liverpool.

Hotel yang berada di jalan Sersan Bajuri, Setiabudi, kota Bandung tersebut adalah boutique hotel bintang 3 yang baru saja dibuka pada akhir tahun 2011 kemarin.

Stevie G Hotel berisi 24 kamar bertema ala Inggris, namun ada satu kamar yang spesial, yaitu kamar 'This Is Anfield'. Seperti yang diketahui, Anfield adalah stadion kebanggaan Liverpool, yang juga kebanggaan bagi sosok Gerrard.

Dekorasi kamar 'This is Anfield' memang memanjakan Liverpudlian. Dalam kamar tersebut, terdapat wallpaper stadion Anfield dan kumpulan pemain-pemain Liverpool dari masa lalu sampai sekarang, bahkan Luis Suarez menjadi salah satu pemain yang terdapat pada dinding kamar tersebut.(goal.com)

Ada Kucing Masuk Lapangan, Pertanda?


Pertandingan antara Liverpool melawan Tottenham Hotspurs terpaksa dihentikan selama beberapa saat, karena masuknya penonton yang tidak diinginkan ke dalam lapangan.

Namun kali ini penonton yang mengganggu jalannya pertandingan itu bukanlah fans Liverpool atau Tottenham, melainkan seekor kucing berwarna abu-abu putih.

Kucing gemuk tersebut tiba-tiba saja menyelonong masuk ke lapangan, saat pertandingan baru berjalan 11 menit. Akibatnya para pemain kedua kesebelasan di lapangan langsung berhenti bertanding.

Anehnya, kucing tersebut seolah diperlakukan lebih manusiawi dari penonton biasa yang biasanya masuk ke lapangan. Tak satupun petugas lapangan yang berusaha mengusir kucing itu keluar dari lapangan. Mereka hanya menunggu kucing nakal itu keluar sendiri tanpa diusir.

Setelah beberapa saat, kucing itu akhirnya berlari keluar lapangan, dan kemudian ditangkap seorang petugas keamanan di pinggir lapangan. Pertandingan antara Liverpool dan Tottenham pun kemudian kembali dilanjutkan.

Luiz Suarez Kursus Bahasa Inggris

Striker andalan Liverpool Luis Suarez menunjukkan komitmennya kepada klub yang bermarkas di Anfield tersebut dengan mengambil kursus tambahan bahasa Inggris.

The Daily Mail mengabarkan, Suarez mengambil kursus tambahan tersebut untuk menghindari ucapan rasisnya kepada Patrice Evra yang berakibat jatuhnya sanksi pada dirinya.


Seperti yang diketahui, Suarez mengambil kursus bahasa Inggris dasar dalam beberapa bulan pertamanya di Liverpool tetapi dia kesulitan, dan setelah mendapatkan saran dari teman-temannya, dia meningkatkan kembali bahasa Inggrisnya saat menjalani larangan bermain.

Pemain bintang asal Uruguay tersebut diperkirakan akan kembali bertemu dengan Patrice Evra saat Liverpool bertandang ke markas Manchester United pada tanggal 11 Februari mendatang.

Tiang gawang Belum (Mau) Bersahabat Dengan The Reds

Kenny Dalglish berkomentar soal banyaknya tendangan pemain Liverpool yang terkena tiang gawang. Namun, ia mengomentarinya dengan sedikit candaan.

Dalam laga di Villa Park, Minggu (18/12/2011) malam WIB, Liverpool memang berhasil pulang dengan membawa kemenangan. Tetapi, mungkin skor tersebut bisa saja jadi lebih besar.

The Reds punya 17 tembakan sepanjang laga, di mana tujuh di antaranya tepat sasaran... dan dua di antaranya mengenai tiang gawang.

Sebagai catatan, Liverpool kini punya rekor unik. 'Si Merah' kini tercatat sebagai tim dengan jumlah tembakan mengenai tiang paling banyak, yakni 17 tendangan.

"Mungkin kita bisa mengatasi masalah itu dengan sedikit mengotak-atik tiang gawangnya," ujar Dalglish berkelakar seperti dilansir AFP.

Namun, dari sisi seriusnya, manajer asal Skotlandia itu mengaku tak masalah dengan banyaknya jumlah tembakan yang mengenai tiang. Menurutnya, bisa saja pada satu kesempatan pemainnya beruntung dan bola akan masuk ke dalam gawang setelah membentur tiang.

"Kami akan terus mencoba karena semakin keras Anda berusaha, maka Anda akan semakin dekat dengan keberuntungan."

"Mungkin pada suatu waktu bolanya akan mengenai tiang lalu masuk ke dalam gawang," simpulnya.

Dari catatan banyaknya tembakan yang mengenai tiang gawang ini, muncul lagi catatan uniknya, yakni siapa pemain yang tendangannya paling banyak mengenai tiang gawang? Dia adalah Luis Suarez.

Tercatat sudah lima kali tendangan Suarez mengenai tiang gawang di Premier League musim ini. Catatan itu membuatnya unggul atas Demba Ba, yang tendangannya sudah empat kali mengenai tiang gawang.(detiksport)

Mlempem Di Dalem Sangar Diluar

Sejauh ini penampilan Liverpool memasuki akhir tahun berujung pada satu kesimpulan; The Reds kerap mlemplem saat berlaga di Anfield dan justru sangar, liar saat mereka bermain luar(tandang,red).

Kita hitung sejak laga resmi pertama melawan Sunderland di kandang, Liverpool saat itu hanya bermain seri 1-1. Kemudian kemenangan perdana didapat saat melawan Arsenal di Emirates Stadium, yang dilanjutkan kemenangan di kandang Exeter City pada Babak Kedua Piala Liga Inggris.

Lalu poin penuh perdana di kandang diraih atas Bolton Wanderers dengan skor 3-1. Kemudian dua kali kalah beruntun di tandang dari Stoke City dan Tottenham Hotspur.

Momentum itu berubah usai kalah telak dari Spurs, Liverpool tak terkalahkan pada 11 laga terakhirnya di seluruh kompetisi. Mereka mengoleksi tujuh kemenangan dan empat hasil seri.

Sayang empat hasil seri itu justru didapat dari empat laga kandang terakhir di liga. Dimulai saat diimbangi Manchester United 1-1, 'Si Merah' diredam dua tim promosi, Norwich City dan Swansea City, sebelum kembali bermain seri pekan lalu, kali ini dengan Manchester City.

Performa yang justru berbalik 180 derajat saat bermain di luar kota pelabuhan, di mana mereka mampu tampil lebih baik. Contohnya adalah kemenangan 2-0 atas Chelsea di Perempafinal Piala Liga Inggris dinihari tadi, serta 2-1 atas lawan yang sama pada laga Liga Inggris 10 hari lalu.

Menyikapi tren "aneh" anak asuhnya, Kenny Dalglish tidak menganggap Anfield sebagai beban untuk mereka. Menurutnya The Anfield Gank sudah bermain bagus namun memang dewi fortuna belum menghampiri mereka saja.

"Saya tidak berpikir kami bermain buruk di Anfield atau sebaiknya. Hanya saat melawan Swansea, Kami hanya tidak bermain seperti biasa kami lakukan. Kami bisa memenangi laga-laga lain di Anfield," tutur Dalglish di situs resmi tim.

"Kami tidak bisa melakukannya karena kiper lawan bermain sangat bagus saat bertemu kami. Apapun partainya, kami akan tampil sebaik mungkin untuk menang," pungkas Dalglish.

Fakta Menarik King Vs Sir


Sama-sama berasal dari Skotlandia, sama-sama pula menjadi figur penting di klub masing-masing. Dari luar, King Kenny Dalglish dan Sir Alex Ferguson layak untuk jadi rival. Namun, anggapan tersebut terang-terangan dibantah Dalglish.

Sebagai manajer, Dalglish sudah pernah tiga kali mengantar Liverpool menjadi juara Liga Inggris, sebelum Fergie berhasil mengantarkan Manchester United menjadi raja. Ketika Liga Inggris beralih ke era Premier League, dan Dalglish meninggalkan Liverpool, barulah Fergie membawa 'Setan Merah' berjaya.

Setelah tampil sebagai juara di dua musim berurutan, yakni pada 1992/93 dan 1993/94, Fergie dan skuadnya terganjal Blackburn Rovers pada 1994/95. Siapa manajer Blackburn ketika itu? Tak lain dan tak bukan adalah Dalglish. Itulah pertama kalinya Fergie terjegal di era Premier League.

Ketika Dalglish kembali pada musim lalu, corengan pun sempat diberikan kepada Fergie. Kendati MU berhasil meraih gelar ke-19, Liverpool sempat mengalahkan mereka 1-3 di Anfield.

Lalu, bagaimana pertarungan mereka akhir pekan ini? Dalglish atau Fergie yang jadi pemenang? Jelas King lah, soale ndak ada itu ser-seran lagi, yang ada cuma satu King. Lihat saja gambar, siapa yang hepi siapa yang merana

"Saya tak punya kontes individu dengan Fergie. Yang bermain di sini adalah klub, kami sudah tidak bermain lagi," ujarnya seperti dilansir ESPN Star.

"Kami berdua tidak bisa memberikan pengaruh apa-apa selain melakukan persiapan untuk pertandingan. Yang terpenting bagi kami sekarang adalah bagaimana berkompetisi di lapangan sebagai tim."

"Head to head (melawan Fergie)? Saya tak tahu berapa skornya dan itu tak penting bagi saya," tukasnya.

Bos Besar Tidak Kenal Liverpool Sebelumnya


Pemilik klub sekaligus bos besar John W Henry mengakui tidak mengetahui banyak hal tentang Liverpool saat memutuskan salah satu klub top Liga Primer Inggris itu tahun lalu. Kayak beli karung dalam kucing, eh! kucing dalam karung donk Bos!. Untung aja Liverpool klub yang sampeyan beli ini, klub top markotop!

Liverpool diakuisisi Henry melalui perusahaan Fenway Sports Group (FSG) tepat satu tahun, Sabtu (15/10) nanti. Sejak saat itu pula, Liverpool mulai bergeliat dengan menunjuk Kenny Dalglish sebagai manajer baru dan membelanjakan dana besar untuk pemain seperti Luis Suarez serta Andy Carroll.


"Sangat sedikit. Secara virtual, kami tidak mengetahui apapun soal Liverpool maupun Liga Primer," jelas Henry kepada The Guardian.

Henry tertarik membeli Liverpool karena peluang memperoleh potensi finansial secara global. Pengalaman yang sama didapat Henry saat FSG membeli klub baseball Boston Red Sox, 2002 lalu.

Tidak adanya pengetahuan soal Liverpool juga dimiliki presiden Tom Werner.

"Saya sudah lama berkecimpung di dunia olahraga dan saya sadar kekuatan merek Liga Primer secara global. Tapi saya tidak banyak tahu cara kerja mereka secara internal. Saya hanya kenal Manchester United," pungkasnya.(goal.com)

Kicauan Yang Membawa Buntung


Striker belia Liverpool Nathan Eccleston tengah diselidiki oleh klub terkait kicauannya di jejaring sosial gambar manuk biru Twitter tentang serangan 11 September.

Pemain berusia 20 tahun itu posting komentarnya di gambar manuk biru pada hari Minggu (11/9/2011), terkait perayaan 10 tahun serangan menara kembar di Amerika Serikat.(okezonebola/gambar daylife)

"Saya tidak akan mengatakan serangan, jangan biarkan media membuat Anda percaya bahwa teroris yang melakukannya," sebut Eccleston dalam akun Twitternya.

Dia juga membuat referensi untuk O.T.I.S, Only the Illuminati Succeed yang bisa berarti Hanya Sukses Illuminati. Pernyataan itu kemudian dihapus, tetapi telah banyak dikicauin secara online.

Pemilik utama Liverpool yang asal Amerika Serikat John W Henry, yang juga pemilik Fenway Sports Group serta memiliki klub Baseball Boston Red Sox yang tampil di kompetisi AS mungkin tak senang dengan kabar itu.

"Klub ini sangat serius menangani hal itu," kata seorang sumber di Liverpool seperti dilansir AP, Kamis (15/9/2011).

"Pejabat senior klub telah memberitahu Nathan Eccleston bahwa kita melakukan penyelidikan keadaan sekitarnya tentang postingan tersebut dan akan memutuskan tindakan yang sesuai setelah penyelidikan yang tertunda," sebutnya.

Eccleston belum pernah bermain untuk tim utama musim ini. Dia membuat debutnya di tim utama The Reds dalam pertandingan Piala Liga melawan Arsenal pada Oktober 2009. makane cah, ati-ati kalau kicau!

Wawancara Eksklusif Dengan Kelly : OH! Itu Go Back To Door


Seperti diketahui Kelly masih harus bekerja untuk memulihkan cedera hamstringnya, sehingga ia diberikan porsi latihan sendiri dan cah ndeso iki sempet mewancarainya, berikut petikan wawancaranya.

"Ini permainan yang kita mainkan dan mereka akan menyenthil telinga sampeyan ketika lawan menyetuh sampeyan, namanya go back to door, mas? mengawali wawancaranya
"Apa?, tanya cah ndeso iki?
"Go - back - to- door", mas?, sambil mimiknya menjelaskan


Cara mainnya gimana? bisa dijelaskan?

"Pertama kita bagi menjadi dua grup, grup yang kalah saat pingsut mereka harus jaga. Dalam penjagaannya dibagi dua lagi, yaitu berlari dengan arah horizontal dan vertikal, nah yang bagian horizontal ada 2 atau lebih yang jaga, sedangkan yang vertikal hanya satu orang. lawan harus melewati semua penjagaan tadi bila lewat berarti grup ini menang, tetapi kalau ada anggota yang gak lewat alias ketangkap telinganya disenthil".

Oh!.ditempat saya namanya itu gobagsodor!

"Koq pakai disenthil sih" Kel?, tanya cah ndeso iki lagi

Sebetulnya gak disenthil tapi dijepit pakai jepitan jemuran baju, tetapi berhubung jepitannya di asrama habis, jadi sepakat kita disenthil.

"Memang pada kemana jepitannya", cah ndeso ini agak penasaran


Habis!, minggu kemarin kan kita libur, nah temen-temen pada nyuci baju semua, lagi pula hawa disini lagi mendung jadi ndak kering-kering.

Terus apa yang terjadi dengan kapiten?

Haha...tiba-tiba si Kelly tertawa, Dia ketangkap mas? jadi kita senthil, lagipula dia juga baru gabung dengan kita, jadi banyak yang nyenthil, sekalian tanda selamat datang kembali.

Biasanya yang kerap disenthil siapa saja?

"Kebanyakan yang junior-junior", jawab Kelly lugas

Termasuk sampeyan?

"Dulu iya tapi sekarang awak sudah mahir, sudah lihai berkelit",jawabnya penuh semangat

Terus ada gak temen-temen yang gak pernah disenthil?

"Ada, Pakde Carragher!, biasanya ia disapa mengingat dia yang paling tua", jawabya sambil tengok kanan kiri jangan-jangan orangnya ada disekitarnya.

"Dia juga lihai ya", tanya cah ndeso ini penasaran

Sambil tersenyum Kelly menjawab, "sungkan mas, dia kan yang dituakan disini".

"Eh! tuh King Kenny meniup peluitnya prat-prit! terus", cah ndeso ini sambil menunjuk kearah tengah lapangan.

Gitu itu mas!, temen-temen kalau sudah main kadang lupa waktu, sampai-sampai coach berkali-kali meniup peluit kesayangannya.

"Cukup yang mas wawancaranya segini aja, soalnya malam nanti kita mau liat rekaman pertandingan Stoke, lawan kita nanti", Kelly sambil berdiri memegang bahu cah ndeso iki untuk tumpuan.

"Okey dah, makasih waktunya", jawab cah ndeso iki sambil ngibas-ngibas celana bagian belakang, karena wawancara tadi sambil duduk di rumput alias nglemprak.

Ada Apa Dengan Angka Tiga


Dalam melakoni pertandingan pra musim ini, The Reds lekat dengan angka tiga, ada apa ini?

Pertama saat melakoni tur Asianya ke Cina, dimana saat berhadapan dengan klub loka Guandong Sunray, Liverpool saat menang tipis dengan angka 4-3. Tiga disini adalah gawang anak anak Anfiled ini kebobolan. Saat itu memang dijaga kiper nomor tiga juga.

Kebobolan saat saat menit injury time.

Pada pertandingan kedua tiga hari kemudian saat melawan Malaysia XI, kemabali menang dengan skor cukup mencolok, dengan memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak enam, namun lagi lagi harus kebobolan juga dengan angak tiga.

Dalam lawatan pertandingan dibenuanya sendiri, saat melawan klub sesama Inggris yang bermain di Championship kali ini bukan kemenangan yan didapat, tetapi harus bertekuk lutut dengan skor 3-o tanpa balas, angka tiga ada disitu juga.

Kemudian dalam lawatannya ke Turki untuk mengenang masa masa terakhir ketika merebut piala Champion di tempat ini juga kalah dengan skor sama 3-0.

Terakhir senin malam(Selasa dini hari 2/8/2011) Liverpool kali ini harus bermain imbang 3-3 setelah saat babak pertama ketinggalan 2-0 dan sempat memimpin 3-2 dibabak kedua, namun kecolongan di saat injury time.

Melihat rekor seperti ini dimana dari lima pertandingan gawang The Reds sudah dibobl lawan sebanyak 15 kali rasanya bukan hasil yang bagus, walaupun hanya pertandingan pra musim seperti dikatakan oleh penyerang sayap Dik Kuyt, ""Aku tidak peduli (dengan hasil) karena ini masih pra musim. Jika kami mengalahkan mereka (Sunderland) di laga pertama kami berarti pra musim kami tergolong bagus."

Saya harap dipertandingan ini(Sunderland) menang tetapi apakah angka tiga akan muncul disana?

Patut untuk dibenahi lini pertahanan yang masih sangat rapuh. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi dilini belakang.

Yang menarik dari fakta tersebut adalah ada apa dengan angka tiga?
Apakah dalam pertandingan pra musim terkahir nanti saat melawan Valencia angka tiga muncul? Menang dengan skor telak 3-0 atau tipis 3-2 atau seri 3-3- lagi, apa malah kalah 3-0 lagi, prediksi wong Liverpudlianesia adalah seri, tapi kali ini apakah angka tiga muncul?